Bantuan Pemerintah Selain BLT di Tengah Pandemi Covid – 19

Bantuan Pemerintah Selain BLT di Tengah Pandemi Covid – 19

Pemerintah telah memberikan berbagai skema bantuan untuk membantu masyarakat ditengah adanya pandemi Covid-19. Mulai dari bantuan tunai langsung (BLT), bantuan sosial tunai (BST), dan lainnya.

Dana triliunan rupiah itu telah dikucurkan untuk program bantuan dan diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi. Selain itu, bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini diharapkan dapat membantu mendongkrak kembali perekonomian Indonesia. Yang tumbuh minus 5,32 persen pada kuartal II 2020.

Berikut adalah daftar bantuan yang telah dikucurkan oleh pemerintah selama adanya pandem:

  1. Bantuan Sembako

Bantuan sosial pertama yang dikucurkan oleh pemerintah adalah berupa paket sembako. Program ini dikucurkan sejak awal adanya pandemi Covid – 19 yang terjadi di Indonesia pada bulan Maret lalu. Dan diberikan diberikan untuk warga DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.

Ada 4,2 juta warga di Jabodetabek yang menerima bansos sembako ini. Dan total keseluruhan nilai sembako yang diterima oleh setiap warga selama tiga bulan dari April, Mei, dan Juni adalah sebesar Rp 1,8 juta. Pemerintah berencana akan memperpanjang program ini sampai Desember namun nilainya akan berkurang menjadi Rp 300.000 per bulan.

  1. Bantuan Sosial Tunai

Program bantuan sosial tunai (BST)  ini juga telah dikucurkan sejak awal kasus Covid-19 muncul di Indonesia. Namun, bantuan tunai ini akan menyasar warga di luar Jabodetabek.

Pemerintah memberikan dana secara tunai sebesar Rp 600.000 kepada masyarakat diluar Jabodetabek selama 3 bulan yaitu April, Mei, dan Juni. Bantuan ini akan diberikan bagi warga yang sudah atau belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial.

BLT Yang Diberikan Pemerintah

  1. BLT Dana Desa

Pemerintah juga mengalihkan sebagian anggaran dana desa untuk bantuan langsung tunai (BLT). BLT Dana Desa ini disalurkan dalam dua gelombang. Masing-masing gelombang terdiri dari tiga tahapan.

Gelombang pertama akan diberikan pada bulan April (tahap I), Mei (tahap II), dan Juni (tahap (III). Dan per bulannya, masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) yaitu sebesar Rp 600.000.

READ  Imma Model Virtual Bintang Iklan IKEA

Dan gelombang kedua akan diberikan pada bulan Juli (tahap IV), Agustus (tahap V), dan September (tahap VI). Jumlah bantuan yang akan diterima yaitu nilainya akan lebih rendah yakni sebesar Rp 300.000 per bulannya.

4. BLT UMKM

Pemerintah juga mengucurkan bantuan bagi para pelaku usaha mikro kecil (UMKM) berupa dana hibah atau bantuan langsung tunai (BLT). Skemanya, dengan mengucurkan bantuan modal usaha Rp 2,4 juta yang akan ditransfer lewat rekening kepada pelaku UMKM.

  1. Listrik Gratis

Pemerintah juga memberikan insentif tarif listrik kepada pelanggan yang terdampak pandemi Covid-19. Insentifnya berbentuk pembebasan tagihan, diskon listrik, penghapusan biaya minimum, dan juga penghapusan abonemen. Pelanggan yang akan mendapatkan subsidi listrik yakni pelanggan 450 VA, dan 900 VA.

  1. Subsidi Gaji Karyawan

Pemerintah juga mengucurkan bantuan subsidi gaji bagi karyawan swasta. Yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki gaji di bawah Rp 5 juta. Penerima subsidi gaji akan menerima bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan. Dimana nantinya pembayaran dilakukan selama 2 tahap atau Rp 1,2 juta setiap penyaluran.

7. Kartu Prakerja

Kartu Prakerja dirilis oleh pemerintah untuk membantu para karyawan yang terkena PHK dan pengangguran. Peserta dari program ini mendapatkan bantuan insentif untuk pelatihan kerja yaitu sebesar Rp 1 juta per bulannya.